Al-Qur’an ku tercinta. oleh Ust. Hartanto

Assalamualaikum Wr.Wb.

International Zentrum Duisburg, Ahad pagi,dimulai pukul 11.03 tepat sekitar puluhan muslim Ruhr berkumpul untuk acara ynag kali ini benar- benar ditunggu di NRW. Dimulai dengan MC yang sekarang tampaknya ada yang beda, Rikza,  ini lelaki andalan Ruhr sepertinya, Dan langsung saja kita simak Pranata acaranya adalah sbb:

  1. Pembukaan
  2. Pembacaan QS. Al –Qur’an
  3. Sambutan oleh ketua Muslim Ruhr
  4. Materi oleh Ust. Hartanto
  5.  Tanya Jawab
  6. Quiz oleh peserta
  7. Foto-foto
🙂

11.13 teng, arah jam tepat menunjuk dan pembacaan lantunan ayat suci Al-Qur’an Sdr. Taufik dan diterjemahkan Sdr. Dien. Dan tampaknya ada yang melengkapi, lonceng gereja dengan kerasnya tepat menyelemuti memerdukan suasana Duisburg kala itu. Riuh suara angin dan lonceng mengantarkan ke acara selanjutnya yaitu sambutan komandan Muslim Ruhr Bpk. Dhani. Memang saat ini banyak wajah-wajah memperbarui barisan Muslim Ruhr, alhamdulillah sekali ya. 

Materi diantarkan oleh Bp. Akmal sebagai moderator tepat 11.27 teng materi yang ditunggu dimulai. Wajah –wajah penuh keingintauan sebagai tanda keceriaan dan siap meraih puing-puing ilmu  yang insya Alloh manfaat dunia akhirat.

‘’pause dari hiruk pikuk kepilpresan, mengingatkan tentang apa yang kita sampaikan nantinya‘‘, ‚‘ jangan kamu ikuti apa yang kamu tak tahu’’, ya, karena akan dipertanggungjawabkan diakhirat nanti, tangan ,kaki, mulut dan semuanya. Kita perlu mengingat dan tahu bahwa masalah ilmu broadcasting dalam penyebaran berita/ informasi. Cek dulu, pembawa berita, tingkat pentingnya berita tsb. Karena tanpa ilmu nanti akan menyesal dikemudian hari, jadi hati-hati. Kalau semua tahu tentang ilmuter-filter berita (sumber, orang, dsb) yang terjaga.

Tutupilah aib orang, maka kita akan ditutup aib kita oleh Alloh, di akhirat nanti. Doanya yaitu, ‘‘Ya Alloh tutupilah segala aib-aibku…‘‘, membaca disetiap hari.

Wajah- wajah yang semakin serius, makin pengin tau lebih jauh tentang apasih yang mau Ustad Hartanto  hartanto bawakan.

Yup, langsung saja menuju ke inti, Ustatdz Hartanto lahir di Wonogiri, bapak yang satu ini sangat gemar membaca Al-Qur’an.

Sebentar lagi bertemu bulan ramadhan , masya Alloh minimal ngelap Al Qur’an lah ya,hehe. Semua tertawa, mungkin ada yang ngerasa kali ya. Ada beberapa terlihat orang berparas arab duduk manis berbaur dengan kami. By the way, puasa yang paling lama di beberapa tahun ini di musim Summer di jerman dan segala kondisinya, yaaa, sama aja kok, sama sama lapar kan.

Kata rosul, semua ramadhan minimal sekali menghatamkan Al-Qur’an dihadapan malaikat Jibril. Ada di jaman sahabat , 3 hari pun bisa menghatamkan Al Qur’an tentunya dengan bacaan yang baik. Karena saat itu belum ada pembagian jus-jus yang seperti sekarang ini, maka Al- hajjas bin Yusuf membagi menjadi 30 jus dengan kuantitas huruf yang sama. Namun, perhatikan adanya permulaan jus yang tidak sempurna dengan akhir di jus yang sama. Sahabat- sahabat bisa seminggu sekali Qatam, dengan kualitas baik dan paham kandungannya. Pada jaman nabi berbahasa fasih, jadi bisa di bedakan ini bahasa manusia atau bukan. Hal yang mempesona atau menyihir manusia dengan bahasaNya yang membuat kita rindu akan kampusng surga kita. Begitu juga dengan yang tak paham Al Quran insya Alloh bisa terisihir dengan lantunannya.

Beberapa menit berlalu, dan satu persatu masih ada juga yang datang, walaupun terlambat, nah ini yang membuktikan bahwa teman teman sangat tertarik di acara itu. Walaupun mendung mulai datang menyelimuti, dan dingin merasuk ke badan, tetapi hangatnya suasana ini mengelahkan semuanya.

Semoga kita di beri waktu untuk semakin rajin belajar Al-Qur’an. Jumlah ayat Al Qur’an itu 6666? Benar nggak ya? , gemuruh tawa menyelingi, dan ternyata kalau dikaji lagi bukan seperti itu, dan yang lebih tepatnya adalah 6236 (kalau tidak salah ya).

Banyak yang lancar membaca Al-Qur’an, tapi belum lulus, tajwid, dsb. Jadi perlu seorang guru untuk belajar itu semua.

Makin ramai dan khusyuk materi oleh pak Ustad ini, ya ada saja yang bengong, ngantuk sepertinya malah tak ada. Ibu-ibu dan bapak-bapak, mas-mas dan mbak-mbak –mbak yang seger –seger meriah mendengarkan serunya ustad. Siapapun dia harus belajar ! Bahkan seorang khotibpun.

Hati –hati dengan Al-Fatihah, imam yang bacan Al-fatihah nya kurang baik, maka imam tsb bertanggung jawab akan sholat jamaahnya, karena sholat emwajibkan Al-Fatihah sebagai rukun sholat.

Riuh tawa keluar lagi ketika ternyata judul slide baru muncul. Haaa, judulnya?? Luar biasa, 12.20 baru masuk judulnya dong. Membaca 1 jus perhari! Semoga kita bisa berbenah diri membaca Al-Qur’an, dimulai dengan niat yang sungguh-sungguh insya Alloh benar seperti imam Syafii apa kita bisa 2x khatam? Hehe

So, kita harus mengerti ilmu pada penghentian bacaan dan tajwid dalam bacaan dengan benar. Contoh, ikhfa, izhar, idghom,dll.

 Kesalahan prinsip pada bacaan adalah :

  1. Huruf
  2. Harakat
  3. Panjang pendek

Tak lama kemudian dibuka sesi pertanyaan dan jawaban yang sangat menarik. 12.59, sesi pertama ditutup dan dilanjutkan makan-makan dan sholat. Beberapa menit berlalu dan setelah semua siap melanjutkan materi, sekitar jam  2.30 materi sesi 2 dilanjutkan, dan semakin seru saja. Tanya jawab diakhir sesi pun juga semakin menarik, door prize dan candaan penuh menghiasasi akhir sesi itu. Sungguh suasana yang hangat dan langka.

Akhirnya semoga kita bisa menjadi muslim yang selalu bisa memperbaiki diri kapanpun, dimanapun, untuk mencari ridhoNya. Semoga bermanfaat dan terus berkarya!

Wassalamualaikum Wr.Wb

DC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *