Bagaimana sih beribadah yang benar ?

Bulan Maret merupakan akhir dari musim dingin di Jerman khususnya di daerah Ruhr dan sekitarnya. Bunga-bunga dan pepohonan mulai bermekaran dan penuh keceriaan  yang menandakan masuknya musim semi . Selain itu juga cuaca dingin yang menusuk tulang berganti menjadi kehangatan sinar matahari yang memberikan berbagai kebahagiaan dan keberkahan.

Suasana Pengajian yang penuh keceriaan
Suasana Pengajian yang penuh keceriaan

Seperti pada bulan-bulan sebelumnya kembali pada 29 Maret 2014diadakan pengajian rutin masyarakat Muslim (red: Muslim Indonesia dan Malaysia) untuk daerah Ruhr dan sekitarnya di kediaman keluarga Bapak. Rizko  di Mülheim an der Ruhr (red: kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bpk. Rizko dan keluarga). Namun sangat disayangkan bahwa yang dapat hadir pada pengajian kali ini tidak sebanyak sebelumnya, karena pengajian semacam ini tentu saja selain merupakan wadah untuk saling belajar dan menasehati juga sebagai sarana silaturahmi antara sesama muslim di daerah Ruhr khususnya Indonesia, tetapi adanya kabar-kabar gembira dari tuan rumah yang menginformasikan bahwa putri mereka yang baru lahir dan selama 4 bulan kemarin dirawat di rumah sakit telah pulih dan sehatmemberikan kebahagiaan dan kesyukuran bagi kita semua yang hadir dan berhalangan. Semoga Bapak Rizko dan keluarga selalu diberikan kesehatan dan keselamatan oleh ALLAH سبحانه و تعالى. Adapun kabar gembira yang lain adalah diadakannya resepsi pernikahaan dari adik bapak Rizko dengan Bayu (red: saudara kita yang dulu menjadi bagian dari Muslim Ruhr).

Jamaah pengajian memperhatikan materi yang disampaikan dengan khidmat

Pengajian kali ini disampaikan oleh Ustazd Zico (red: beliau adalah mahasiswa Indonesia yang sedang menyelesaikan thesis S2, semoga dapat segera  menyelesaikan pendidikannya di Jerman). Sedangkan materinya merupakan kelanjutan dari pengajian sebelumnya yang masih membahas masalah ibadah kepada ALLAH سبحانه و تعالى yang merupakan permintaan dari saudara-saudari kita yang hadir pada pengajian sebelumnya. Adapun beberapa point-point dan penjelasan dari materi yang disampaikan adalah:

  • Keutamaan menuntut ilmu khususnya ilmu agama dan sesungguhnya hanya orang-orang yang berilmu yang takut kepada ALLAH سبحانه و تعالى‎  . Oleh karena itu kita diwajibkan untuk menuntut ilmu sampai kapanpun. Sebagaina hadist nabi:

“Menuntut ilmu adalah wajib atas setiap muslim.” [H.R. Ibnu Majah]

Dari Abu Hurairah R.A.  Rasulullah صلى الله عليه وسلم. bersabda,
“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah-rumah Allah untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, akan dilingkupi pada diri mereka dengan rahmat, akan dilingkari oleh para malaikat, dan Allah pun akan menyebut (memuji) mereka di hadapan makhluk yang ada di dekat-Nya.” [HR. Muslim].

  • Kisah tentang Qarun yang masih merupakan keluarga dari Nabi Musa ‘Alaihis Salam. Dia merupakan seorang yang miskin kemudian Qarun meminta bantuan kapada Nabi Musa As. agar didoakan kepada ALLAH سبحانه و تعالى  agar diberikan kekayaan yang melimpah. Namun, ketika doa tersebut dikabulkan dan Qarun menjadi kaya raya yang dikisahkan bahwa kunci-kunci kekayaannya harus diangkat oleh beberapa orang kuat menjadi kufur terhadap rezki dari  ALLAH سبحانه و تعالى tersebut dan sombong. Dia  menganggap bahwa kekayaannya berasal dari dirinya sendiri. Adapun orang-orang yang melihat Qarun kemudian menjadi tergoda dan cinta kepada dunia (harta, tahta, dan wanita) seperti yang ada pada diri Qarun. Kemudian  ALLAH سبحانه و تعالى mengazab dia dengan gempa yang membelah tanah dan menenggelamkan seluruh hartanya tanpa sisa sama sekali sebagai pelajaran bagi manusia.  Kisah ini dapat dilihat pada QS. Al-Qashash.Kisah ini merupakan bentuk ” istidraj” (dikumpulkan seluruh dosa dan aib pada seorang manusia kemudian dibukakan aib tersebut dan diazab semuanya secara langsung di dunia dihadapan manusia-manusia yang lain) dari  ALLAH سبحانه و تعالى 
  • Kisah tentang Nabi Nuh ‘Alaihis Salam  dan umatnya yang sekarang orang-orang non muslim membuatnya cerita dalam film Hollywod dan kemudian  menimbulkan pro dan kontra, tetapi tentunya kita sebagai umat islam harus meyakini cerita yang sebenarnya yang berasal  Al-Quran. Pada kisah ini umat nabi Nuh ‘Alaihis Salam tidak mau menerima ajaran tauhid yang disampaikan selama ratusan tahun bahkan keluarga Nabi Nuh ‘Alaihis Salam  juga tidak mau mengikutinya dan pada akhirnya hanya terdapat kurang lebih 80 pengikut. Kemudian ALLAH سبحانه و تعالى mengazab mereka dengan menenggelamkan mereka pada sebuah bajir yang sangat besar.
  • Definisi dari ibadah yaitu perbuatan lahir atau batin baik berupa lisan atau badan yang disukai oleh ALLAH سبحانه و تعالى.
  • Beberapa hal yang mempengaruhi pelaksanaan ibadah yaitu: waktu pelaksanaannya (seperti ibadah haji), tempatnya, wujudnya(berupa harta, ucapan,dll), bahkan sampai aktivitas hubungan suami istri juga dapat digolongkan sebagai ibadah, selama tidak bertentangan dengan ajaran ALLAH سبحانه و تعالى Selain itu dengan menjalankan ibadah akan memberikan pahala kepada yang melakukannya.
  • Tidak ada sesuatu pun yang diciptakan di dunia ini sia-sia sebagai mana firman ALLAH سبحانه و تعالى  dalam QS:Al-Baqarah:22

“ Dialah yang menjadikan bumi ini untuk kamu sebagai hamparan, dan langit (serta segala isinya) sebagai bangunan (yang dibina dengan kukuhnya); dan diturunkanNya air hujan dari langit, lalu  dikeluarkanNya dengan air itu berjenis-jenis buah-buahan yang menjadi rezeki bagi kamu; maka janganlah kamu mengadakan bagi Allah, sebarang sekutu, padahal kamu semua mengetahui  (bahwa Allah ialah Tuhan Yang Maha Esa). “

  • Tujuan penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada ALLAH سبحانه و تعالى seperti pada QS: Adz-Dzariyat 56
  • Larangan untuk mencampurkan keimanan dengan kesyirikan, dimana ALLAH سبحانه و تعالى mempunyai hak dan kewajiban  terhadap hambanya, oleh karena itusetiap hamba harus meninggalkan perbuatan syirik kepada ALLAH سبحانه و تعالى , kemudian ALLAH سبحانه و تعالى  tentu saja tidak akan mengazab hambanya yang tidak berbuat syirik
  • Secara umum syarat diterimanya ibadah ada dua yaitu: mengikhlaskan ibadah tersebut  kepada ALLAH سبحانه و تعالى  dan mengikuti tuntunan ibadah yang ada dalam Al-Quran dan Sunnah.
  • Sunnah memiliki dua makna yaitu berdasarkan hukum fikih yang berati segala macam ibadah yang dilaksanakan dapat pahala sedangkan apabila ditinggalkan tidak berdosa tetapi merugi. Adapun pengertian yang lain menurut ahli hadist yaitu: segala sesuatu yang diucapkan, dikerjakan dan didiamkan oleh Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. Sunnah tersebut dijadikan acuan untuk memahami AL-Quran dan menjalankan ibadah kepada ALLAH سبحانه و تعالى .

Acara pengajian kemudian diakhiri dengan menikmati hidangan yang disuguhkan oleh tuan rumah.

Acara Pengajian yang penuh kekhidmatan dan keceriaan
Suguhan kali ini dimeriahkan oleh Dunkin Donat nyam nyam nyam..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *