Bangga Sebagai bangsa Indonesia oleh Bapak M. Nuh

Tahun 2014 telah berlalu meninggalkan kita semoga semua amalan kita di tahun yang telah lalu memberikan berkah dan kebaikan yang banyak bagi kita untuk memasuki tahun 2015 ini dengan lebih baik. Kembali, di awal tahun 2015 pengajian muslim ruhr kembali diadakan di rumah Ibu Siti Julaiha Grubner (kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tuan rumah) di Essen dengan mengundang Bapak M. Nuh  yang secara kebetulan sedang berada di Ruhr Gebiet sebagai pembicara. Alhamdulillah cuaca yang cukup cerah dan kehadiran Pak Nuh memberikan daya tarik tersendiri selain itu semangat untuk belajar dan menjalin silaturahmi menyebabkan pengajian kali ini dihadiri banyak masyarakat muslim Indonesia di Ruhr Gebiet.

Antusias Masyarakat Muslim Indonesia di Ruhr Gebiet
Antusias Masyarakat Muslim Indonesia di Ruhr Gebiet

Adapun ringkasan isi materi yang disampaikan adalah seputar semangat kebangsaan sebagai bangsa Indonesia dan apa yang dapat kita lakukan untuk membangun bangsa Indonesia dapat disimpulkan  sebagai berikut:

  1. Orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak memikirkan diri sendiri pada saat ini, akan tetapi dapat mempersiapkan dirinya pada saat sekarang dan juga generasi akan datang.
  2. Kebanggaan dan rasa syukur sebagai bangsa Indonesia dengan segala problematikanya. Mengapa kita harus bangga sebagai bangsa Indonesia dikarenakan beberapa hal , salah satunya yaitu Indonesia telah memiliki sejarah peradaban yang lebih tua (telah ada peradaban di Indonesia sejak zaman Nabi Ibrahim Alaihi Salam) dan lebih modern, salah satu contohya adalah ukuran kapal dari kerajaan Majapahit (56x4x2 m) yang lebih besar dan megah dari kapal Columbus pada zaman itu serta menjadi simbol kemajuan kerajaan Majapahit pada abad 13.
  3. Jumlah penduduk Indonesia yang merupakan resource yang luar biasa (urutan 4 di dunia dengan jumlah mayoritas muslim 87%). Berdasarkan fakta ini kita harus melihat hikmah yang terkandung di dalamnya karena tidak ada sesuati pun di dunia ini yang diciptakan sia-sia atau mempunyai scenario tertentu.
  4. Kawasan Indonesia mempunyai potensi yang luar biasa baik dari segi wilayah maupun kondisi alam.
  5. Populasi usia produktif Indonesia yang sangat besar sejak 2005-2035 yang apabila dikelolah dengan baik akan memberikan manfaat yang luar biasa dan tetapi di sisi lain dapat memberikan kerugian yang luar biasa juga  secara demografi.
  6. Sebagai orang-orang yang berfikir kita harus melihat apa hikmah dari semua hal tersebut, salah satu asumsi yang diberikan pemateri bahwa kita harus mempersiapkan resource ini sehingga di tahun 2045 menjadi tahun kebangkitan Indonesia demi melanjutkan risalah Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam  sebagai rahmat bagi seluruh alam.
  7. Pentingnya sikap berfikir positif untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
  8. Tahun 2005 – 2035 adalah masa yang sangat penting bagi bangsa Indonesia dan  kualitas suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas manusianya.
  9. Realita bahwa sejak indonesia merdeka sampai 2004 hanya 14% anak Indonesia yang bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi dan pada tahun 2013 dapat meningkat menjadi 30%, akan tetapi jumlah ini masih sangat sedikit dibandingkan dengan negara-negara maju yang lain , misalnya di Korea hampir 90%.
  10. Pendapatan per kapita tahun 2004 1100 dollar per orang, dan tahun 2013 meningkat menjadi 3800 dolar per orang yang menunjukkan peningkatan ekonomi yang luar biasa dalam 10 tahun.
  11. Permasalahan utama bangsa Indonesia adalah rasa kurang percaya diri menyebabkan kemunduran dalam perkembangan bangsa Indonesia.
  12. Setiap manusia secara nalurinya pasti suka dengan kasih sayang dikarenakan pada waktu bayi kita semua tinggal dan hidup di rahim (berasal dari bahasa arab yang berati kasih sayang) ibu kita. Oleh karena itu kita seharusnya menebarkan kasih sayang kepada siapa saja baik sesama muslim maupun non-muslim.
  13. Orang terdidik adalah orang yang selalu dapat menyelesaikan sesuatu tepat dengan waktu yang diberikan dan tidak melanggar rambu-rambu yang telah ada.

Setelah mendengarkan nasehat–nasehat dari Bapak M. Nuh, seperti biasanya pengajian ditutup dengan bertanya jawab, memberikan cendera mata kepada Bapak M. Nuh dan menikmati hidangan yang telah disediakan serta berfoto dengan Bapak M. Nuh ( kapan lagi bisa foto dengan pejabat ). Sampai jumpa lagi di pengajian muslim ruhr yang akan datang.

Narsis ama pak Nuh
Narsis bareng pak Nuh
Narsis lagi sama pak Nuh
Narsis lagi bareng pak Nuh
Menikmati hidangan dari tuan rumah nyam nyam nyam
Menikmati hidangan dari tuan rumah nyam nyam nyam
Penyerahan cendera mata dari pengurus Muslim Ruhr ke Pak M. Nuh
Penyerahan cendera mata dari pengurus Muslim Ruhr ke Pak M. Nuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *