[Kajian Darat] Ust. Risyan Nur Hakim – 05.05.2019

MUSLIM RUHR
05.05.2019
Hamza Moschee, Mülheim a.d Ruhr
Oleh Ust. Risyan Nur Hakim

Bismillahirrahmanirrahim

Hadits Rasul:
“An- nikahu sunnati, man raghiba ‘an sunnati falaisa minni”
Artinya: Nikah itu sunnahku, siapa yang membenci sunnahku maka dia tidak termasuk golonganku

Firman Allah Q.S. Al-Ahzab 33:21:

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Artinya: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Berdasarkan ayat Al-Qur’an dan hadits di atas, maka laksanakanlah sunnah Rasulullah yaitu menikah
Sebab ada banyak hikmah yang terkandung dalam sunnah Rasul

Bagaimana dengan ulama-ulama yang tidak menikah?
Mereka bukan membenci sunnah rasul, tetapi waktu mereka sempit untuk memikirkan pernikahan karena terlalu sibuk mencari ilmu

Q.S. Ar-Rum 30:21

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya: Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.

Pernikahan akan menumbuhkan sakina (tentram/damai/bahagia), mawaddah (rasa kasih/cinta), dan rahmah (sayang). Ketiga hal ini akan memberikan ketenangan batin dan menjadi motivasi untuk menikah.
Jika tidak menemukan ketenangan setelah menikah, maka perlu dievaluasi pernikahannya

Pernikahan memerlukan banyak pengorbanan
Ketika sudah menikah, semua yang dilakukan suami untuk keluarga dihitung ibadah, sedekah kepada keluarganya jauh lebih utama daripada sedekah kepada yang lain

Hadits Rasul:
Satu dinar yang engkau belanjakan di jalan Allah subhanahu wa ta’ala, satu dinar yang engkau keluarkan untuk membebaskan budak, satu dinar yang engkau sedekahkan kepada seorang miskin dan satu dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu, maka yang paling besar pahalanya dari semua nafkah tersebut adalah satu dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu. (HR Muslim No. 995)

Proses pra-nikah:
Niat ikhlas karena Allah
Cari bibit unggul
Kenapa bibit baik itu penting? Supaya buahnya juga baik
Kalau ingin punya pasangan shalih, maka kita harus menjadi orang shalih
Seperti tercantum dalam Q.S. An-Nuur 24:26, yang artinya: Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)
Prosesnya sesuai sunnah
Menghindari khalwat/perbuatan-perbuatan yang mendekati zina

PERTANYAAN

1
Menikah dulu atau lulus dulu? (atau syarat-syarat lainnya)
Hidup itu ibadah, memohon ridha Allah juga termasuk ibadah. Ridha Allah ada pada ridha orang tua
Lakukan:
Istikharah
Tidak akan menyesal orang yang gemar istikharah
Musyawarah
Belajar meluluhkan hati orang tua, harus pinter-pinter membujuk
Kalau setelah melakukan keduanya tetap belum ada solusinya, tawakkal

2
Kalau tidak tenang ketika istri di rumah karena menghadiri pengajian padahal waktunya sudah dijadwalkan untuk family time?
Mungkin pengajiannya bapak-bapak dan ibu-ibu bisa disamakan waktunya

3
Mahar, harus sebesar apa?
Filsafat hukumnya mengenai mahar: mudahkan orang untuk melakukan pernikahan
Yang diinginkan syariat itu supaya nikah tidak menjadi beban

4
Apakah mahar harus berbentuk/memiliki nilai? Bagaimana kalau istri ingin menjual mahar?
Mahar lebih baik bernilai
Mahar sudah menjadi hak istri, terserah mau diapakan

5
Bagaimana cara menjaga sakinah, mawaddah, dan rahmah?
“Perbarui” pernikahan, mengingat-ingat visi-misi-prinsip saat baru menikah
Usahakan pembawaan di rumah tetap santai, serumit apapun situasi di luar rumah. Seperti Rasulullah yang kehidupan keluarganya penuh canda padahal di luar banyak konflik
Jangan membesarkan masalah kecil, jangan mengecilkan masalah besar

6
Arti raghiba itu apa?
Lihat kitab Al-Mu’jam al-Wasith/ Al-Mu’jam al-Mufahras

7
Jika suami ada sisa uang setelah menafkahi keluarga, apakah boleh dipakai terserah suami?
Uangnya hak suami

8
Apakah boleh istri minta cerai karena suami tidak mampu menafkahi lagi?
Secara fiqih ini boleh, istilahnya khulu’
MATERI II: RAMADHAN & AL-QUR’AN

Al-Qur’an adalah mukjizat
Mukjizat artinya melemahkan, maksudnya melemahkan orang lain sehingga tidak bisa mendatangkan yang semisalnya

Cara sahabat berinteraksi dengan Al-Qur’an: Menghafal, memahami, dan mengamalkan 10 ayat. Jika sudah bisa, baru lanjut ke 10 ayat selanjutnya

Kenapa fokus pada Al-Qur’an di bulan Ramadhan?
Al-Qur’an diturunkan di bulan Ramadhan
Malam paling mulia (lailatul qadar) ada di bulan Ramadhan
Ibadah di bulan Ramadhan pahalanya akan dilipat gandakan

PERTANYAAN

1
Apakah hukum membaca Al-Qur’an dengan langgam daerah?
Tujuan langgam: membantu meresapi ayat-ayat Al-Qur’an
Hukum asal langgam sebenarnya tidak apa-apa, yang penting tartil /tajwid dan makhrajnya benar

2
Kenapa tidak boleh mencuri nafas saat tilawah?
(Ustadznya ga ngasih tau kenapa)
Latihan nafas supaya tidak harus banyak berhenti saat tilawah

3
Bagaimana cara mengamalkan Al-Qur’an kalau artinya sendiri tidak eksplisit?
Sesuaikan dengan kemampuan kita
Jika makna ayatnya jelas, maka baca bisa langsung paham. Kalau tidak, maka baca tafsirnya
Yang penting kita paham poinnya
Jadi urutannya bisa begini: baca dulu Al-Qur’an -> baca tafsirnya (per ayat/ kata) -> memahami

4
Apa kedudukan hadits ‘Tidur saat Ramadhan termasuk ibadah’?
Ke-shahih-annya dipertanyakan, harus dicek lagi letak ke-tidak shahih-annya di mana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *